Home Artikel Penataan Ruang Kerja yang Baik

Penataan Ruang Kerja yang Baik

Ruang keluarga bisa dikatakan sebagai jantung dari sebuah rumah. Karena di sanalah, tempat berkumpulnya anggota keluarga baik dalam suasana santai, hangat maupun akrab. Agar kondisi ini dapat terpenuhi, maka harus ditata secara maksimal dengan memperhatikan hal-hal berikut ini.

Unsur pembentuk ruang

Sebuah ruang tercipta dengan adanya 3 elemen pokok pembentuk ruang yaitu lantai, dinding, dan atap (plafon). Untuk menciptakan sebuah ruang keluarga yang nyaman, dapat dilakukan dengan melakukan pengolahan terhadap tiga unsur tersebut. Pengolahan dapat meliputi bahan yang digunakan, tekstur, dan warna. Setiap jenis bahan memiliki sifat tersendiri dalam menciptakan karakter ruang. Pengaplikasian setiap jenis bahan sangat tergantung pada gaya yang ingin diterapkan dan letak/posisi di mana bahan tersebut akan diaplikasikan.

Berikut ini tip yang bisa menambah wawasan Anda

Faktor kenyamanan tetap harus menjadi pertimbangan utama. Jangan sampai karena Anda memasang karpet pada ruang keluarga Anda, orang akan merasa tidak nyaman di ruang keluarga karena ada perasaan takut menodai karpet dengan apa yang dipakai atau dilakukannya di ruang itu.
Anda bisa mengolah dinding ruang keluarga dengan mengaplikasi kaca transparan. Selain bagus untuk masuknya cahaya juga menjadi sarana untuk menampilkan view yang indah di luar ruang.
Mengolah atap dan plafon dengan membuat void, selain mendukung adanya sirkulasi udara yang nyaman juga menjadi sarana komunikasi antar aggota keluarga yang ada di lantai bawah dan atas.

Perangkat dan furnitur

Perabot rumah tangga kini tak hanya berfungsi sesuai fungsi dasarnya tetapi memiliki fungsi lain seperti mempercantik ruangan, membentuk karakter ruang, hingga menunjukkan identitas pemiliknya. Maka, pemilihan jenis, bahan, penempatan dan komposisi itu sangat penting dalam memilih jenis furnitur.

Memilih jenis. Tidak perlu semua barang dimasukkan dalam ruang keluarga. pilihlah jenis furnitur, utamanya dari fungsinya dan kemudian baru dari estetikanya. Dengan kata lain, sebuah barang yang indah belum tentu bagus diletakkan di ruang keluarga, jika barang tersebut tidak dapat memberikan perasaan nyaman ketika digunakan.
Komposisi & Posisi. Setiap barang yang ada ditaruh pada tempat yang tepat sehingga secara fungsi dapat mendukung fungsi perabot yang lain. Secara proporsi, agar terjadi tampilan yang indah. Diusahakan agar tidak ada satu barang yang tampil dominan menutup kehadiran yang lain. Proporsi setiap jenis barang ini sangat ditentukan oleh luas ruangan yang ada.

View & hal yang menarik.

Tidak aturan baku harus ke mana fokus pandangan di ruang keluarga diarahkan. Namun, beberapa hal yang menarik sering dapat menambah kenyamanan di ruang ini. Contohnya, taman indah di samping rumah. Keindahannya dapat ditampilkan ke dalam ruang keluarga dengan menempatkan kaca transparan di dinding yang membatasi ruang keluarga itu dengan taman. Beberapa keluarga ada yang memfokuskan pandangan ke arah TV. Boleh saja hal ini dilakukan, karena kehadiran TN di ruang ini dapat memancing pembicaraan di ruang keluarga sehingga tercipta komunikasi. Orientasi pandangan juga dapat diarahkan pada sesuatu yang unik dan menarrik yang ada di ruang keluarga. Pandangan yang tidak mengarah kepada satu fokus tetapi memungkinkan setiap yang hadir saling bertatapan, akan lebih menjamin kenyamanan interaksi dan komunikasi di ruang keluarga.

Warna

Membangkitkan suasana atau mood tertentu paling efektif dilakukan dengan mengolah warna. Baik itu warna dinding, perabot atau elemen pendukung lain yang ada. Untuk kenyamanan di ruang keluarga, sebaiknya jangan memilih warna yang memberi kesan terlalu formal. Jenis warna-warna netral menjadi latar yang memadai untuk warna-warna interior lainnya, dan bisa diberi aksen sehingga nyaman dipandang. Namun, warna netral kadang kurang memiliki fokus perhatian. Solusinya dapat dilakukan dengan pengaplikasian panel kayu atau aksen lainnya sehingga dapat memberi tekstur pada ruang.

Sumber: Serial Rumah Interior Ruang Keluarga